Jumat, 07 September 2018

      Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, Puji syukur kepada tuhan kita Allah yang maha esa dengan segala keagungannya yang memberikan kita rahmatnya, karenanya kita dapat membuat dan mengoreksi tugas pertama mata kuliah islam ini.


      Saat kita menuliskan kata BETUL dan BENAR apakah artinya sama ? contohnya seperti "Apakah benar ini jalan menuju kampus bawah undiksha ? - Ya benar", "Apakah betul ini materi yang disampaikan bapak jajang kemarin ? -Ya betul". dari kalimat tanya sebagai contoh di atas apakah artinya sama ? pandangan masyarakat umum akan kedua kata ini adalah kedua kata ini adalah sama namun berbeda tulisan. Kata BETUL dan BENAR sekilas keduanya tampak sama tapi, saat kita menambahkan kata imbuhan Ke - An maka akan membuat kata di atas mempunyai makna dan maksud yang berbeda. KEBETULAN dan KEBENARAN, dari sini kita sudah dapat membedakan kedua kata ini.

      kebetulan dan kebenaran apa yang membuatnya berbeda ? Kebetulan itu adalah suatu "kejadian" yang terjadi secara tidak sengaja, tidak di duga, dan tidak di rencanakan. kebetulan biasanya datang dengan cara yang sekilas atau pendek, kebetulan juga bisa menjadi hal yang positif ataupun negatif, contohnya saja "Hei, tadi saya menemukan sejumlah uang didepan kampus senilai Rp.50.000 lumayanlah untuk paketan hp hehehe - Wah, Kebetulan juga uang saya hilang di depan kampus senilai Rp.50.000." dari sana kita dapat ketahui kebetulan mempunyai sisi negatif dan positif. Bagaimana dengan Kebenaran ? Kebenaran itu adalah sesuatu yang terjadi dan nyata adanya, kebenaran juga terbagi menjadi dua bagian yaitu kebenaran mutlak dan kebenaran saja, kebenaran mutlak hanya milik tuhan yang maha esa, sedangkan kebenaran saja itu belum pasti kebenaran karena terkadang menurut seseorang benar belum tentu di pandangan orang lain itu akan benar juga. karena kebenaran itu sangat sulit dibuktikan secara nyata kecuali kebenaran mutlak yang dimiliki oleh tuhan, contohnya seperti yang disebutkan dalam Al-quran dimana 2 laut bertemu dan tidak saling tercampur, apakah itu ada ? Ada tepatnya di laut mediterania dan laut atlantik di selat gibraltar, tepat seperti apa yang terdapat dalam Al-Qur'an surat Ar-Rahman ayat 19-20 yang artinya "dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, dan diantara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing" sungguh besar kuasa Allah. sedangkan bagaimana dengan kebenaran saja ? dalam dunia pengetahuan sering kita dengar tokoh yang bernama Charles Darwin yang sering kita panggil dengan darwin. Dia mengemukakan bahwa nenek moyang manusia itu adalah primata sejenis monyet, apakah itu benar ? dengan adanya bukti-bukti ditemukannya fosil-fosil apakah itu memperkuat kebenaran ? bagi dia dan orang yang mempercayai itu, maka itu benar tapi bagi kita orang-orang muslim itu tidaklah benar karena manusia pertama yaitu Nabi adam sudah turun kebumi dengan wujud manusia yang sempurna. teori Charles Darwin ini dibantah oleh Harun Yahya seorang tokoh yang lahir pada tahun 1956. Jadi saya simpulkan kebenaran itu hanya ada dua saja, Kebenaran Mutlak adalah Kuasa Allah tuhan semesta alam, dan kebenaran saja itu bagi makhluk hidup.
    
    jikalau kebetulan hanyalah unsur ketidak-sengajaan, dan kebenaran adalah suatu yang nyata adanya, bagaimana manusia bisa menjelaskan tentang tatasurya ? ras bintang ? padahal masih belum ada yang dapat melihat langsung dan membuktikan langsung tentang apa yang terdapat diluar angkasa sana ? contohnya saja Bintang dan sumber kehidupan kita adalah matahari, dan itu terbukti adanya karena dapat kita rasakan cahaya dan bentuknya dari bumi, Tatasurya kita berawal dan berpusat dari Matahari dilanjutkan dengan merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto (sudah tidak di anggap sebagai planet karena bentuknya yang terlalu kecil sebagai planet), dan kemudian ada kabar baru tentang adanya planet yang baru yaitu planet nebula. Dari mana manusia tahu akan hal itu ? nah disini saya akan menjawab dan menjelaskan pertanyaan dari bapak dosen Drs. Jajang Suryana. M.sn.  bagaimana manusia itu dapat mengetahui seisi tatasurya?. Berawal dari NASA yang sudah mencapai bulan pada tahun 1966 ternyata NASA tidak puas hanya dengan itu, Pada tahun 1977 Nasa meluncurkan satelit Luar Angkasa yang bernama Voyager-1, dan Voyager-2  yang mempunyai misi untuk menjelajahi Planet-Planet luar tata surya seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Jadi planet-planet di tatasurya kita sudah pasti adanya dengan bukti penjelajahan dari satelit Voyager 1-2, dan setelah misi dari kedua satelit ini tuntas mereka berjalan menjauh dari bumi mengarungi angkasa menuju "interstellar space" yaitu ruang maha luas yang berada diruang antar bintang, singkatnya keluar dari tatasurya kita. dikutip dari forum kaskus tentang Benda buatan manusia yang paling jauh dari bumi. BISA CLICK DISINI!.

    Tuhan kita Maha Adil, Allah menaburkan buliran-buliran ilmu pengetahuan ke dunia dan dapat di terima oleh siapa saja yang ingin mencari ilmu, Allah tidak membedakan yang kafir, Atheis, Hindu, Budha, Kristen, Islam, Konghucu, dan lain-lain, Ilmu yang Allah taburkan diberikan kepada siapa saja yang ingin mencari ilmu pengetahuan di dunia ini, karena ilmu pengetahuan akan meninggikan derajat suatu makhluk di hadapan Allah swt.

    Sebagai penutup saya akan menyampaikan banyak trimakasih bagi siapapun yang membaca artikel tugas saya ini, dan saya akan sangat bersyukur jika ada salah-satu dari anda yang akan mengoreksi "jika" dalam artikel tugas ini terdapat suatu yang salah... Semoga Artikel tugas ini membantu saya dan yang membaca mendapatkan apa yang kita inginkan dengan ridho' Allah swt. Akhir kata Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 


Artikel tugas ini mengutip ilmu dari daftar pustaka dibawah ini.
Daftar pustaka : 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Pages

Popular Posts

Blog Archive