Allah mengatakan bahwa manusia itu diciptakan dalam keadaan sebaik-baiknya.
"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,"
Allah mengatakan sendiri dalam Surah At-Tin Ayat 4 menerangkan bahwa manusia itu diciptakan oleh allah sendiri dalam keadaan sebaik-baiknya keadaan. namun bagaimana dengan kondisi orang-orang yang "Tidak baik" ketika lahir ? Pertanyaan ini sudah dijelaskan di surah Al-Mulk ayat 2 yang berbunyi :
" Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,"
Allah tidak menciptakan seseorang dalam keadaan yang buruk, namun itu sebagai ujian untuknya dari Allah, Dan allah selalu memberi kebaikan yang setimpal yaitu berupa kelebihan yang tak dimiliki orang lain, karena apa ? karena Allah tidak memberi suatu ujian, atau cobaan yang tidak sanggup dipikul oleh manusia. Artinya adalah Allah tidak pernah sekali-kali memberi cobaan kepada manusia diluar kemampuan manusia tersebut, kita bisa melihatnya dari kisah hidup kita sendiri, Semua masalah pasti teratasi satu persatu entah dalam jangka waktu yang singkat atau yang lama. Dan jika seseorang mendapat kelahiran yang kurang baik itu juga merupakan ujian bagi kedua orangtuanya, kondisi anak yang terlahir tidak baik bisa dikarenakan perbuatan yang disadari maupun yang tidak disadari oleh orangtuanya, terutama bagi ibu yang sedang hamil harus menjaga perbuatan dan perkataannya selama mengandung anaknya.
Perbuatan dan perkataan orangtua kemungkinan dapat disalurkan kedalam anaknya, terutama bagi orangtua khususnya ibu yang sedang hamil, bagi ibu yang sedang hamil harus menjaga dan berhati-hati dalam berkata atau berbuat karena mungkin bisa mempengaruhi anak yang dikandung, mungkin ini bisa di sebut mitos, dan banyak yang percaya juga banyak yang tidak percaya namun seorang anak, seorang buah hati akan meniru dan tumbuh selayaknya orangtuanya tumbuh karena pengaruh dari sifat keturunan GEN. contohnya jika pada saat anda muda anda keseringan nakal maka nanti karma akan berlaku... anak anda akan nakal juga dan itu merupakan ujian juga dari Allah swt sebagai pengingat bahwa dahulu kita seperti ini terhadap orangtua kita sendiri, dan juga sebagai ujian untuk bersabar bagi para orangtua. kita kembali lagi pada ibu yang sedang hamil, bagi ibu yang sedang hamil harus berhati-hati dalam berbuat sesuatu apalagi untuk berbuat yang melenceng seperti memfitnah, berbohong, menghina dan lain-lain karena kemungkinan dapat merubah bayi yang dikandungnya, kita ambil saja contoh ada ibu yang hamil menghina seseorang anak yang kepalanya tidak berambut dengan sebutan "botak", dari ucapan-ucapan itu allah bisa memberikan ujian bagi ibu itu dengan kelahiran anaknya yang sama persis seperti orang yang ibu itu hina yaitu tidak berambut sampai si ibu itu menyadari kesalahan-kesalahannya dan bertaubat serta meminta maaf.
Mengapa manusia di katakan sebagai makhluk yang sempurna ? Manusia merupakan makhluk yang paling mulia yang berbeda dari makhluk-makhluk yang lain. Manusia berbeda dengan binatang. Binatang hanya dibekali dengan insting, sedangkan manusia mempunyai akal fikiran, perasaan (Qolbu) dan bentuk fisiknya yang sangat sempurna. Manusia juga berbeda dengan tumbuhan, malaikat, iblis dan makhluk lainnya. Manusia mempunyai emosi yang membuatnya bebas berekspresi, tidak seperti tumbuhan, hewan, gunung, dan alam.
Sunnatullah yang merupakan hukum alam, sebenarnya tidak ada hukum alam contohnya seperti hukum rimba, Hukum newton, Hukum Dalton, Hukum Archinedes dan lain-lain itu adalah salah, yang benar adalah hukum Allah yang berada di alam, Hukum Allah yang newton pelajari, Hukum Allah yang Dalton Pelajari, Hukum Allah yang Archinedes pelajari dan lain-lain. seperti yang dikatakan pada materi sebelumnya bahwa Tuhan kita Maha Adil, Allah menaburkan buliran-buliran ilmu pengetahuan ke dunia dan dapat di terima oleh siapa saja yang ingin mencari ilmu, Allah tidak membedakan yang kafir, Atheis, Hindu, Budha, Kristen, Islam, Konghucu, dan lain-lain, Ilmu yang Allah taburkan diberikan kepada siapa saja yang ingin mencari ilmu pengetahuan di dunia ini, karena ilmu pengetahuan akan meninggikan derajat suatu makhluk di hadapan Allah swt.
Manusia itu diciptakan oleh allah sebagai khalifah dimuka bumi tugas manusia sebagai khalifah Allah di muka bumi ini dapat dipahami dari firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah : 30 yang berbunyi :
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. “mereka berkata :” Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman : ”sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. yang berarti Allah sudah mengetahui apa yang akan terjadi bila malaikat maupun manusia yang berada dibumi. dan sebab inilah manusia menjadi khalifah bumi, setelah turunnya firman itu maka malaikat menerima itu dan bersujud kepada manusia pertama (adam) atas perintah allah namun iblis menolak itu, kenapa bukan iblis yang menjadi khalifah dibumi ? kenapa malah manusia, dan bahkan iblis membandingkan penciptaannya yang terbuat dari api sedangkan manusia dari tanah, yang pada akhirnya Allah mengusir iblis dari syurga.
apa yang membuat manusia itu memiliki keistimewaan untuk menjadi khalifah bumi ? pertanyaan ini sudah dijawab dan dijelaskan pada al-qur'an surah Az-Zariyat ayat 56 yang berbunyi :
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."
Dari penggalan Surah di atas dapat diketahui bahwa Allah tidak hanya menciptakan manusia untuk menyembahnya namun Allah juga menciptakan sebangsa jin juga untuk menyembahnya. mungkin kita seringkali mendengar bahwa ada jin yang masuk islam dan ada juga jin yang kafir, kisah ini terbukti dengan kisah rasul yang diceritakan pada saat itu sedang dakwah, menceramahi, membuka majelis bagi para jin. Jadi bukan hanya manusia yang hidup dimuka bumi, namun ada berbagai jenis makhluk yang bersamanya, maka oleh karna itu manusia terpaksa atau tidak harus hidup berdampingan dengan mereka yang semuanya beribadah dan berdzikir pada Allah swt.
Sebagai penutup saya akan menyampaikan banyak trimakasih bagi siapapun yang membaca artikel tugas saya ini, dan saya akan sangat bersyukur jika ada salah-satu dari anda yang akan mengoreksi "jika" dalam artikel tugas ini terdapat suatu yang salah... Semoga Artikel tugas ini membantu saya dan yang membaca mendapatkan apa yang kita inginkan dengan ridho' Allah swt. Akhir kata Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Artikel tugas ini mengutip ilmu dari daftar pustaka dibawah ini.
Daftar pustaka :
1. https://tafsirq.com
2. https://konsultasisyariah.com/21612-dakwah-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-kepada-jin.html





0 komentar:
Posting Komentar