Manusia, Manusia diciptakan oleh Allah untuk menyembahnya, mengagungkannya, dan beribadah kepadanya sebagaimana tertulis di dalam Al-Qur'an Surah Az-Zariyat ayat 56 yang berbunyi :
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."
Kita diciptakan dengan sebuah tugas dari pencipta kita, kita mendapat tugas dari Tuhan kita yaitu untuk beribadah kepadanya, apa arti hidup kita tanpa beribadah kepada Allah ? rasanya sangatlah hampa seakan-akan hidup kita tidak ada gunanya, Namun kenyataannya banyak sekali manusia yang tidak beribadah kepada Allah. Semoga kita dijauhkan menjadi seseorang seperti itu dan kita selalu dibukakan pintu taubat dari Allah swt.
Mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk ibadat (Ibadah) ? Nah disini saya akan menjelaskan mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk ibadat, Segala perbuatan yang kita lakukan didunia itu entah saat kita mencari rezki, bersedekah, dan beribadah adalah semata-mata kita mengharapkan ridho' Allah swt, meskipun tidak semua yang kita jalankan itu sesuai dengan kaidah. karena manusia itu adalah tempatnya dosa. Manusia tanpa dosa itu tidak ada karena manusia itu diciptakan memang sebagai tempat untuk dosa. Terkadang kita lupa shalat, kita lupa shalat karena kerja yang keras, kita terkadang lupa waktu sampai melupakan waktu ibadah karena kesibukan dunia kita. Nah dari kesibukan dunia kita, kita wajib meluangkan waktu, mengatur waktu untuk beribadah kepada Allah swt, karena Allah lebih menyukai ibadah manusia daripada ibadah malaikat karena manusia itu diciptakan untuk merubah nasibnya sendiri, artinya manusia menjalani kehidupan dengan keputusannya sendiri tidak seperti malaikat yang diciptakan untuk selalu beribadah dan berdzikir kepada Allah. Allah lebih menyukai ibadah manusia yang dalam dunia penuh kesibukannya masih meluangkan waktu untuk beribadah kepadanya, masih berdzikir kepadanya, dan masih taat kepadanya.
Manusia juga sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an bahwa manusia adalah khalifah di bumi. Namun manusia pula yang akan merawat dan menyebabkan kerusakan di bumi. Semua bergantung pada manusia itu sendiri. Lantas, mengapa manusia bisa menyebabkan kerusakan di bumi padahal sudah jelas diterangkan bahwa manusia adalah khalifah di bumi ?
Itu karena yang menempati bumi tidak hanya manusia, melainkan juga makhluk-makhluk lain seperti hewan, dan sejenis jin dan sebagainya. Jin yang senantiasa menyesatkan manusia. Jin yang sudah berjanji kepada Allah, bahwa akan terus menggoda manusia untuk terus berada di jalan yang salah. Mereka yang membisikkan kata-kata negatif yang menjurus pada perbuatan dosa. Nah, sekarang hanya bergantung pada diri kita sendiri. Bagaimana cara kita untuk bisa menahan diri melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat, bahkan menjurus ke perbuatan dosa dan bagaimana cara kita untuk tetap memperkuat iman serta menjaga segala perbuatan baik agar senantiasa istiqomah di jalan yang benar.
Tugas dan tanggungjawab manusia sebenarnya telah nyata dan begitu jelas sebagaimana terkandung di dalam Al-Quran iaitu tugas melaksanakan ibadah mengabdikan diri kepada Allah dan tugas sebagai khalifah-Nya dalam makna mentadbir dan mengurus bumi ini mengikut undang-undang Allah dan peraturan- Nya. Dan Allah berfirman :
"Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Tugas sebagai khalifah Allah ialah memakmurkan bumi ini dengan mentadbir serta mengurusnya dengan peraturan dan undang-undang Allah. Tugas beribadah dan mengabdi diri kepada Allah dalam rangka melaksanakan segala aktiviti pengurusan bumi ini yang tidak terkeluar dari garis panduan yang datang dari Allah swt. dan dikerjakan segala kegiatan pengurusan itu dengan perasaan ikhlas kerana mencari kebahagian dunia dan akhirat serta keredaan Allah.
"Kepada Allah-lah kembalimu, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs. Huud 11: 4)"
“Hai manusia, sesungguhnya kamu menuju kepada Tuhan-mu dengan kerja dan usaha yang sungguh-sungguh, maka kamu pasti akan menjumpai-Nya.” (Qs. Al-Insyiqaq 84: 6)
Saya berikan sebuah gambar saya sebagai motivasi kita beribadah sebagai penutup dari artikel saya ini. Sebagai penutup saya akan menyampaikan banyak trimakasih bagi siapapun yang membaca artikel tugas saya ini, dan saya akan sangat bersyukur jika ada salah-satu dari anda yang akan mengoreksi "jika" dalam artikel tugas ini terdapat suatu yang salah... Semoga Artikel tugas ini membantu saya dan yang membaca mendapatkan apa yang kita inginkan dengan ridho' Allah swt. Akhir kata Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sumber :
1. https://yuandaaddress.blogspot.com/2016/10/manusia-sebagai-mahluk-ibadat.html
2. https://cakmaryanto.wordpress.com/2012/08/01/manusia-makhluk-ibadah/





0 komentar:
Posting Komentar