Rabu, 19 Desember 2018


 Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, Puji syukur kepada tuhan kita Allah yang maha esa dengan segala keagungannya yang memberikan kita rahmatnya, karenanya kita dapat membuat dan mengoreksi tugas ke-sepuluh mata kuliah islam ini. Yaitu Manusia sebagai makhluk budaya.

         Manusia diciptakan Allah sebagai makhluk tertinggi dan paling beradab dibandingkan dengan ciptaan Allah yang lainnya. Manusia mempunyai tingkatan lebih tinggi lagi dalam berfikir, karena mempunyai akal fikiran yang dapat memperhitungkan tindakannya melalui proses belajar secara terus-menerus. Sedangkan budaya berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan jamak dari budhi atau akal. Sehingga manusia dikatakan sebagai makhluk berbudaya karena memiliki akal.

        Kebudayaan merupakan keseluruhan yang utuh yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat, serta kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan yang meliputi sistem, gagasan atau ide yang terdapat dalam manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan berupa benda-benda yang diciptakannya, perilaku, seni dan lain sebagainya, yang didapat melalui penelitian.

  Oleh karena itu untuk menjadi manusia yang berbudaya, kita harus memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, serta akhlak yang tinggi sebagai sesuatu yang saling bersinergi. Sehingga kita mampu menjaga tanggung jawab kita sebagai khalifah di bumi, dan tidak hanya sebagai pembawa kehancuran di muka bumi ini. Peran manusia sebagai makhluk yang diberi kelebihan dalam segala hal yakni agar dapat memanfaatkan segala fasilitas yang disediakan oleh Allah melalui alam ini. Namun, perlu diketahui bahwa kebudayaan akan bernilai apabila manusia mampu melaksanakan norma yang ada sesuai dengan aturan atau syari’at agama. Ajaran Islam yang demikian telah mendorong umatnya untuk mengerahkan segala daya dan upaya bagi kebaikan dan kesejahteraan umat manusia dalam memperoleh segala fasilitas Allah termasuk dalam pengembangan kebudayaan.

Oleh karena itu manusia harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kekhalifahannya disamping tanggung jawab dan etika moral harus dimiliki. Masalah moral adalah yang terpenting, karena sebagaimana Syauqi Bey katakan:

إنّما الأمم الأخلاق مابقيت فإنهمو ذهبت أخلاقهم ذهبوا

Artinya: “Kekalnya suatu bangsa ialah selama akhlaknya kekal, jika akhlaknya sudah lenyap, musnah pulalah bangsa itu”.
Akhlak dalam syair di atas menjadi penyebab punahnya suatu bangsa, dikarenakan jika akhlak suatu bangsa sudah terabaikan, maka peradaban dan budaya bangsa tersebut akan hancur dengan sendirinya. Oleh karena itu untuk menjadi manusia yang berbudaya, harus memiliki ilmu pengetahuan, tekhnologi, budaya dan industrialisasi serta akhlak yang tinggi (tata nilai budaya) sebagai suatu kesinambungan yang saling bersinergi.
Hommes mengemukakan bahwa, informasi IPTEK yang bersumber dari sesuatu masyarakat lain tak dapat lepas dari landasan budaya masyarakat yang membentuk informasi tersebut. Karenanya di tiap informasi IPTEK selalu terkandung isyarat-isyarat budaya masyarakat asalnya. Selanjutnya dikemukakan juga bahwa, karena perbedaan-perbedaan tata nilai budaya dari masyarakat pengguna dan masyarakat asal teknologinya, isyarat-isyarat tersebut dapat diartikan lain oleh masyarakat penerimanya.
Disinilah peran manusia sebagai makhluk yang diberi kelebihan dalam segala hal, untuk dapat memanfaatkan segala fasilitas yang disediakan oleh Allah SWT melalui alam ini. Sehingga dengan alam tersebut manusia dapat membentuk suatu kebudayaan yang bermartabat dan bernilai tinggi. Namun perlu digarisbawahi bahwa setiap kebudayaan akan bernilai tatkala manusia sebagai masyarakat mampu melaksanakan norma-norma yang ada sesuai dengan tata aturan agama.





sebagai penutup saya akan menyampaikan banyak terimakasih bagi siapapun yang membaca artikel tugas saya ini, dan saya akan sangat bersyukur jika ada salah-satu dari anda yang akan mengoreksi "jika" dalam artikel tugas ini terdapat suatu yang salah... Semoga Artikel tugas ini membantu saya dan yang membaca mendapatkan apa yang kita inginkan dengan ridho' Allah swt. Akhir kata Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Artikel ini dikutip dari :
https://ridwan202.wordpress.com/2008/10/16/manusia-sebagai-makhluk-budaya/
http://rizkahidayanty.blogspot.com/2015/12/manusia-makhluk-budaya.html?m=0

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Pages

Popular Posts

Blog Archive